Mempersiapkan Dana Pendidikan Anak

Mempersiapkan dana pendidikan anak adalah salah satu kebutuhan finansial yang wajib direncanakan sedari dini oleh keluarga.

Biaya pendidikan yang selalu meningkat setiap tahunnya, menjadi alasan wajib mengapa harus ada alokasi khusus dalam keuangan keluarga.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat mempersiapkan dana pendidikan:

1. Memperkirakan besarnya kebutuhan dana.

Ilustrasi

Anak Saat ini berusia 1 tahun, dan rencana masuk SD usia 7 tahun
Biaya SD favorit saat ini adalah Rp 25.000.000,-
Tingkat kenaikan 10% per tahun

Perhitungan
n (waktu) : (7 – 1) tahun
Present Value (PV) : Rp 25.000.000,-
i (asumsi kenaikan) : 10%/tahun

Future Value (FP) compounding : PV x (1 + i) n
= 25.000.000 x (1+0,1) 6
= 25.000.000 x 1,1 6
= 25.000.000 × 1,771561
= Rp 44.289.025

Kebutuhan dana yang harus dipersiapkan dalam waktu 6 tahun kedepan adalah sebesar Rp 44.289.025,-

2. Setelah menghitung kebutuhan dana, langkah selanjutnya adalah membuat langkah
penyimpanan

Kebutuhan dana : Rp 44.289.025,-
Jangka waktu : 12 bulan x 6 = 72 bulan
Dana yang harus disisihkan per bulan : Rp 44.289.025,-/ 72 bulan
= Rp 615.126,-

3. Memilih instrumen investasi yang tepat
Sebelum memutuskan berinvestasi pada suatu produk, kenali secara detail fitur yang melekat serta tingkat resiko.yang menyertai.

Resiko rendah: emas, deposito
Resiko sedang: sukuk retail, sukuk tabungan
Resiko tinggi: Reksadana syariah saham, reksadana syariah campuran, saham syariah

Pastikan produk investasi yang dipilih sesuai dengan karakter anda dalam menerima resiko.

4. Disiplin
Dalam mempersiapkan dana pendidikan, kunci utama adalah disiplin dalam menyisihkan dana.

Simpan dana sejumlah minimal yang telah dihitung pada langkah kedua di atas. Salurkan dalam investasi yang sesuai dengan karakteristik keluarga.

Jika anda memilih berinvestasi pada produk reksadana dan saham, pantau secara detail satu tahun sebelum dana tersebut dicairkan. Pada reksadana, saat terlihat trend NUP menurun, segera lakukan cut loss sebelum menyentuh nilai NUP saat awal pembelian atau NUP rata – rata saat anda membeli reksadana agar tidak mengakibatkan kerugian.

Bagi anda yang berinvestasi di saham, perhatikan nilai saham yang anda miliki, jika terjadi trend penurunan harga saham, sentimen negatif terhadap perusahaan, atau kondisi politik dan keuangan yang sedang tidak stabil, segera cairkan sebelum nilai saham tersebut sama dengan atau bahkan kurang dari nilai saat anda membelinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *